Spanyol adalah Negara yang menarik, karena islam berkembang
disana selama 8 abad, mulai abad ke 7 sampai abad ke 15, dengan penguasa
pertama dari dinasti Ummayah, disana banyak peninggalan peninggalan sejarah
islam, antara lain:
1. Medina Azahara
Namanya yang indah berarti “kota yang menakjubkan”. Dulunya
ini adalah kompleks ibu kota kekhalifahan Ummayah di tanah Andalusia yang
terletak 13 km sebelah barat kota Cordoba. Konon lokasi ini dipilih karena
keindahan panoramanya. Dibangun antara tahun 936-940, kompleks ini meliputi
gedung pertemuan, masjid, kantor pemerintahan, barak, rumah-rumah kediaman,
hingga taman. Sayangnya, kompleks ini ditinggalkan oleh umat Muslim sendiri
pada tahun 1010 karena perang saudara. Akhirnya kompleks ini terbengkalai dan
hanya meninggalkan reruntuhan yang masih bisa kita nikmati sekarang.
2. Alcazar (Seville)
Alcazar Seville adalah sebuah istana yang dulunya adalah
benteng milik kaum Muslim di kota Seville. Hingga kini, istana ini adalah
istana tertua di Eropa yang masih digunakan.
3. Aljaferia (Zaragoza)
Aljaferia adalah benteng sekaligus istana yang dibangun
penguasa Muslim pada abad ke-9 hingga abad ke-11. Keperkasaan eksteriornya
diimbangi dengan keanggunan interiornya.
4. Alcazaba de Malaga (Malaga)
Alcazaba adalah sebutan bagi benteng peninggalan bangsa Moor
(penguasa Muslim di Spanyol). Alcazaba berasal dari bahasa Arab “al qasbah”
yang berarti benteng. Benteng ini dibangun pada abad ke-11. Pada bagian
dalamnya terdapat taman dengan interior yang sangat indah.
5.Alcazar (Jerez de la Frontera)
Dibangun pada abad ke-11, dulunya ini adalah benteng
sekaligus istana bagi para penguasa Muslim. Salah satu daya tariknya adalah
taman berdesain Islami-nya yang sangat indah.
6. Mezquita (Cordoba)
Mezquita (bahasa Spanyol untuk masjid atau mosque)
adalah sebutan bagi masjid Agung Cordoba yang kini dialihfungsikan sebagai
Katedral Cordoba. Awalnya, bangunan ini adalah sebuah gereja bernama Katedral
Saint Vincent yang dibangun pada tahun 600. Setelah Dinasti Ummayad menaklukkan
Spanyol, kaum Muslim kemudian mengubah gereja tersebut menjadi masjid. Konon
ini dilakukan dengan cara damai, yaitu dengan bermusyawarah dengan umat Kristen
dan membeli gereja tersebut.
Pada 987, Masjid Agung Cordoba akhirnya selesai dibangun.
Keindahan pilar-pilar masjid ini digambarkan oleh penyair Muhammad Iqbal kala
itu bak jajaran pohon palem di sebuah oasis di Syria. Pada 1236, kota Cordoba
kembali ditaklukkan oleh tentara Katolik yang kemudian mengalihfungsikan masjid
ini menjadi katedral, namun dengan tetap mempertahankan sebagian besar bentuk
asli masjid tersebut.
Komentar
Posting Komentar